3 Tipe Karakter dan Sifat Beberapa Rekan Kerja, Ketahui dan Mulailah Adaptasi

Disitat dari Glamour, ada 3 tipe karakter dan sifat beberapa rekan kerja, ketahui dan mulailah adaptasi yang perlu Anda simak. Berikut ini penjelasan lebih lengkapnya.

Disitat dari Glamour, ada 3 tipe karakter dan sifat beberapa rekan kerja, ketahui dan mulailah adaptasi yang perlu Anda simak. Berikut ini penjelasan lebih lengkapnya. 1. Suka menjadi pusat perhatian Pernahkah Anda bertemu orang yang senang jadi pusat perhatian saat sekolah? Kenyataannya, orang-orang seperti ini bakal Anda temui di mana pun, termasuk di dunia kerja. Rekan kantor dengan sifat ini biasanya menyenangkan, cerdas, dan mudah bergaul. Di balik sikap supelnya, ternyata mereka memiliki satu misi yang terbilang menyebalkan: terlihat mengesankan di mata atasan. Selain membuat bos di kantor senang, mereka juga akan melakukan cara apa pun demi mendapatkan informasi yang diinginkan. Misalnya bersikap sok manis, lalu menyampaikan informasi apa pun demi menjatuhkan imej Anda. Anda pasti malas, bukan, begitu mengetahui niat busuk si pencuri perhatian? Karena mereka pintar dalam mengambil simpati, maka Anda pun harus menghadapinya dengan cara cerdas pula. Ketika Anda bekerja satu tim dengan tipe rekan kerja seperti ini, berikan panggung memimpin kerja untuknya. Lalu, biarkan dia mengungkapkan gagasan maupun ide untuk rapat selanjutnya. Jika sikapnya tak berpotensi mengganggu kinerja perusahaan atau rekan kerja, tak ada salahnya untuk menjaga relasi. Di sisi lain, jangan berikan informasi bersifat pribadi, sebab hal tersebut akan dianggap peluang oleh mereka. 2. Menyabotase pekerjaan rekan lain Tukang sabotase adalah satu dari 3 tipe karakter dan sifat beberapa rekan kerja, ketahui dan mulailah adaptasi yang sangat menjengkelkan dan mematikan. Berbeda dengan tipe pencuri atensi yang masih aman diajak berteman, tipe penyabotase sebaiknya dihindari. Sayangnya, menemukan rekan kerja yang mempunyai sifat ini tidak semudah yang Anda bayangkan. Pasalnya, mereka bukan tipe ekspresif seperti tipe pusat perhatian. Mereka berusaha menyembunyikan semua keburukannya dengan memberikan berbagai kebaikan kepada sesama partner kerja. Orang-orang yang gemar meyabotase tidak akan segan mengakui hasil kerja tim sebagai buah pemikiran tunggalnya. Mereka juga gemar menjatuhkan imej rekan kerja di depan atasan demi menaikkan ‘derajat’. Lantas, bagaimana caranya mengidentifikasi si tukang sabotase di kantor? Salah satu ciri yang mungkin tak mereka sadari adalah terlalu sering memberikan bantuan atau kebaikan hingga cenderung memaksa. Jika Anda atau partner kerja beberapa kali mendengar atau menangkapnya mengakui hasil kerja orang lain, segera ambil tindakan dengan melapor ke bagian SDM atau HDR perusahaan. 3. Penyendiri dan asal cepat tuntas Selain tipe pencari atensi, biasanya ada juga tipe penyendiri di setiap lingkungan kerja. Memang bukan hal mudah untuk bergaul dengan mereka, apalagi bekerjasama. Pasalnya, mereka sudah mempunyai lini waktu hingga strategi khusus untuk dirinya sendiri. Selain itu, salah satu dari 3 tipe karakter dan sifat beberapa rekan kerja, ketahui dan mulailah adaptasi ini biasanya mempunyai gagasan cerdas, tetapi tak pernah diungkapkan karena sifatnya tersebut. Dalam hal ini, Anda harus cukup bersabar kalau ingin bisa berteman dengannya. Akan lebih mudah kalau Anda mengetahui hobi atau kegemaran si penyendiri. Kemudian, ada pula tipe yang bekerja asal cepat selesai. Mereka biasanya menganggap setiap tugas yang diberikan atasan sebagai kompetisi olahraga. Sekilas, mereka terlihat seperti orang yang siap buat mengerjakan tugas. Akan tetapi, saking ingin cepat sampai di garis akhir, mereka jadi tak memperhatikan aturan yang harus dipatuhi dan dihindari. Sebagai rekan kerja yang baik, Anda perlu mengingatkan kepada si tipe pekerja ngebut supaya berhati-hati, sebab kalau tidak teliti, bukan tidak mungkin akan ada kesalahan yang merepotkan perusahaan. Mengenali sifat-sifat rekan kerja dianggap penting supaya Anda mampu menyesuaikan diri dengan profil maupun caranya bekerja. Akan tetapi, jangan sampai Anda menyalahgunakannya untuk menjatuhkan salah satu di antara mereka. Kompetisi dunia kerja memang keras, tetapi Anda pun tetap harus bersaing secara sehat untuk memperoleh hasil maksimal. Maka, jagalah komunikasi Anda dengan rekan kerja secara profesional. Hadapi masalah sampai Anda temukan solusi dengan mendalami 3 tipe karakter dan sifat beberapa rekan kerja, ketahui dan mulailah adaptasi.

1. Suka menjadi pusat perhatian

Pernahkah Anda bertemu orang yang senang jadi pusat perhatian saat sekolah? Kenyataannya, orang-orang seperti ini bakal Anda temui di mana pun, termasuk di dunia kerja. Rekan kantor dengan sifat ini biasanya menyenangkan, cerdas, dan mudah bergaul.

Di balik sikap supelnya, ternyata mereka memiliki satu misi yang terbilang menyebalkan: terlihat mengesankan di mata atasan. Selain membuat bos di kantor senang, mereka juga akan melakukan cara apa pun demi mendapatkan informasi yang diinginkan. Misalnya bersikap sok manis, lalu menyampaikan informasi apa pun demi menjatuhkan imej Anda.

Anda pasti malas, bukan, begitu mengetahui niat busuk si pencuri perhatian? Karena mereka pintar dalam mengambil simpati, maka Anda pun harus menghadapinya dengan cara cerdas pula. Ketika Anda bekerja satu tim dengan tipe rekan kerja seperti ini, berikan panggung memimpin kerja untuknya.

Lalu, biarkan dia mengungkapkan gagasan maupun ide untuk rapat selanjutnya. Jika sikapnya tak berpotensi mengganggu kinerja perusahaan atau rekan kerja, tak ada salahnya untuk menjaga relasi. Di sisi lain, jangan berikan informasi bersifat pribadi, sebab hal tersebut akan dianggap peluang oleh mereka.

2. Menyabotase pekerjaan rekan lain

Tukang sabotase adalah satu dari 3 tipe karakter dan sifat beberapa rekan kerja, ketahui dan mulailah adaptasi yang sangat menjengkelkan dan mematikan. Berbeda dengan tipe pencuri atensi yang masih aman diajak berteman, tipe penyabotase sebaiknya dihindari.

Sayangnya, menemukan rekan kerja yang mempunyai sifat ini tidak semudah yang Anda bayangkan. Pasalnya, mereka bukan tipe ekspresif seperti tipe pusat perhatian. Mereka berusaha menyembunyikan semua keburukannya dengan memberikan berbagai kebaikan kepada sesama partner kerja.

Orang-orang yang gemar meyabotase tidak akan segan mengakui hasil kerja tim sebagai buah pemikiran tunggalnya. Mereka juga gemar menjatuhkan imej rekan kerja di depan atasan demi menaikkan ‘derajat’.

Lantas, bagaimana caranya mengidentifikasi si tukang sabotase di kantor? Salah satu ciri yang mungkin tak mereka sadari adalah terlalu sering memberikan bantuan atau kebaikan hingga cenderung memaksa. Jika Anda atau partner kerja beberapa kali mendengar atau menangkapnya mengakui hasil kerja orang lain, segera ambil tindakan dengan melapor ke bagian SDM atau HDR perusahaan.

3. Penyendiri dan asal cepat tuntas

Selain tipe pencari atensi, biasanya ada juga tipe penyendiri di setiap lingkungan kerja. Memang bukan hal mudah untuk bergaul dengan mereka, apalagi bekerjasama. Pasalnya, mereka sudah mempunyai lini waktu hingga strategi khusus untuk dirinya sendiri.

Selain itu, salah satu dari 3 tipe karakter dan sifat beberapa rekan kerja, ketahui dan mulailah adaptasi ini biasanya mempunyai gagasan cerdas, tetapi tak pernah diungkapkan karena sifatnya tersebut. Dalam hal ini, Anda harus cukup bersabar kalau ingin bisa berteman dengannya. Akan lebih mudah kalau Anda mengetahui hobi atau kegemaran si penyendiri.

Kemudian, ada pula tipe yang bekerja asal cepat selesai. Mereka biasanya menganggap setiap tugas yang diberikan atasan sebagai kompetisi olahraga. Sekilas, mereka terlihat seperti orang yang siap buat mengerjakan tugas.

Akan tetapi, saking ingin cepat sampai di garis akhir, mereka jadi tak memperhatikan aturan yang harus dipatuhi dan dihindari. Sebagai rekan kerja yang baik, Anda perlu mengingatkan kepada si tipe pekerja ngebut supaya berhati-hati, sebab kalau tidak teliti, bukan tidak mungkin akan ada kesalahan yang merepotkan perusahaan.

Mengenali sifat-sifat rekan kerja dianggap penting supaya Anda mampu menyesuaikan diri dengan profil maupun caranya bekerja. Akan tetapi, jangan sampai Anda menyalahgunakannya untuk menjatuhkan salah satu di antara mereka. Kompetisi dunia kerja memang keras, tetapi Anda pun tetap harus bersaing secara sehat untuk memperoleh hasil maksimal.

Maka, jagalah komunikasi Anda dengan rekan kerja secara profesional. Hadapi masalah sampai Anda temukan solusi dengan mendalami 3 tipe karakter dan sifat beberapa rekan kerja, ketahui dan mulailah adaptasi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

5 Hal yang Harus di Hindari Ketika Kita Bertetangga di Kontrakan Umum

Inilah Daftar Pasaran Harga Kontrakan di Jogja: Mahasiswa dan EksMud Harus Tahu

Anda Memiliki Kantor di Jogjakarta? Inilah Tempat Rekreasi Setelah Pulang Kerja di Jogja