5 Hal yang Harus di Hindari Ketika Kita Bertetangga di Kontrakan Umum

Tahukah Anda ada 5 hal yang harus di hindari ketika kita bertetangga di kontrakan umum? Bukan hanya saling kenal saja, tetapi poin-poin di bawah ini perlu Anda jaga baik-baik.


1. Menghindari rasisme

Perbedaan budaya yang sangat kental di Indonesia mempengaruhi berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam bertetangga. Menghadapi perbedaan ras, suku, maupun agama pun sepertinya bukan hal aneh di kontrakan umum. Namun, prasangka buruk seperti rasial yang dipertahankan masih ditemukan sampai memicu perselisihan. Sebagai bagian dari masyarakat modern, sebaiknya Anda dapat menghindari sikap dan prasangka yang melecehkan tersebut.

2. Menjauhi sikap-sikap tercela

Berkaitan dengan poin sebelumnya, selain rasisme, masih ada sikap-sikap tidak terpuji yang berpotensi mengganggu kehidupan bertetangga. Berdasarkan Geografi Lingkungan, setidaknya ada 4 sikap yang perlu Anda hindari. Antara lain:

• Primordialisme. Sikap ini menunjukkan perasaan kesukuan berlebihan atau cenderung fanatik. Orang-orang yang menjunjung tinggi primordialisme biasanya selalu merasa sukunya yang paling sempurna dan patut dicontoh. Dengan kata lain, primordialisme sangat berbahaya tumbuh di Indonesia;

• Etnosentrisme. Hampir sama dengan primordialisme, hanya saja etnosentrisme lebih berpangkal pada masyarakat atau budayanya sendiri. Sikap meremehkan budaya atau tradisi lain adalah salah satu tanda dari etnosentrisme. Tak hanya itu, sikap ini bakal menimbulkan eksklusivisme dan provinsialisme;

• Diskriminatif. Salah satu dari 5 hal yang harus di hindari ketika kita bertetangga di kontrakan umum ini sedang panas-panasnya dibahas di Indonesia. Orang yang diskriminatif biasanya sering membandingkan warna kulit, suku, bentuk fisik, ekonomi, hingga agama. Perlakuannya pun tak pernah adil;

• Stereotip. Stereotip merupakan konsep yang menilai sebuah golongan berdasarkan prasangka yang belum tentu tetap. Misalnya, perempuan yang pergi malam kadang dianggap berprofesi sebagai PSK, padahal bisa saja dia bekerja sebagai kasir di minimarket 24 jam;

Anda yang menetap di kontrakan umum mungkin pernah menghadapi satu atau semua sikap di atas. Agar tak menimbulkan keributan sia-sia, ada baiknya Anda hindari atau mengedukasi masyarakat supaya tidak melakukannya lagi. Memang butuh waktu, tetapi kehidupan bertetangga Anda dijamin akan tentram.

3. Jangan pakai bahasa yang kasar

Mulutmu, harimaumu. Ucapan-ucapan yang kurang mengenakkan untuk orang lain bisa saja berbalik menyerang Anda. Perselisihan dengan tetangga di kontrakan umum pun tak jarang dipicu dari hal-hal kecil seperti saling mencela atau membicarakan sikap buruk di belakang punggung. Apalagi sampai mengatakan hal-hal buruk dalam bahasa yang lawan ada tak pahami. Biasakanlah untuk menggunakan kata-kata dan tutur bahasa yang baik, sehingga tetangga pun membalas dengan sikap yang sama.

4. Enggan bergaul degan tetangga

Kurang bergaul termasuk satu dari 5 hal yang harus di hindari ketika kita bertetangga di kontrakan umum. Seperti yang Anda ketahui, masyarakat Indonesia dikenal dengan sikap gotong-royong. Maka saat berada di lingkungan yang lebih beragam, jangan sungkan mengikuti kegiatan yang diadakan RT atau RW setempat. Misalnya kerja bakti hingga membuat tajil di bulan puasa. Berbaur tanpa melihat perbedaan akan membuat Anda dan tetangga di kontrakan lebih mudah mengeratkan komunikasi.

5. Tak mencampuri urusan orang lain

Hidup bertetangga juga ada batasannya, salah satunya tidak sembarangan mencampuri urusan orang lain. Jika mereka memang sedang terlibat masalah, tetapi belum meminta bantuan, sebaiknya Anda pun tidak mengambil tindakan lebih lanjut.

Hindari juga komentar maupun kritik kalau Anda tidak benar-benar tahu masalah yang sedang tetangga hadapi. Di sisi lain, jangan kendurkan pengawasan Anda. Dengan begitu, saat tetangga Anda benar-benar membutuhkan pertolongan, Anda sudah siap dan sigap.

Hidup di tengah masyarakat dengan kebudayaan beragam tak terlepas dari kelebihan dan kekurangan. Namun, dengan mengenal kepribadian mereka tanpa ada penghakiman akan memudahkan Anda untuk berbaur. Menghindari kelima poin di atas pun membantu Anda lebih diterima para tetangga yang punya latar belakang berbeda.

Bagaimanapun, hidup di tengah lingkungan masyarakat multikultural akan memberikan pengalaman lebih nyata.

Semoga informasi 5 hal yang harus di hindari ketika kita bertetangga di kontrakan umum ini membantu Anda dalam bertetangga!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Inilah Daftar Pasaran Harga Kontrakan di Jogja: Mahasiswa dan EksMud Harus Tahu

Anda Memiliki Kantor di Jogjakarta? Inilah Tempat Rekreasi Setelah Pulang Kerja di Jogja